bUS00HWDZt79zfQ1wwxxb0EHX4Qi1Vsw4iZheUJe

Sering Dilupakan, Inilah Doa Berbuka Puasa Yang Shahih dan Benar


Bulan Ramadhan merupakan bulan yang diberkahi oleh Allah dan menjadi salah satubulan yang istimewa dan sering dinanti-nanti oleh orang-orang beriman, bukan semata karena ingin menjalankan ibadah puasa, namun karena didalamnya begitu banyak keberkahan yang bisa didapatkan.

Dibulan Ramadhan kita diwajibkan berpuasa di siang hari dan juga dianjurkan untuk segera berbuka ketika tiba waktunya. Ketika berbuka puasa kita pasti membaca doa, dan doa yang sangat populer dikalangan masyarakat sebagai berikut:

عَنْ مُعَاذِ بْنِ زُهْرَةَ، أَنَّهُ بَلَغَهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ كَانَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ: اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَ عَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

“Dari Mu’adz bin Zuhrah, sesungguhnya telah sampai riwayat kepadanya bahwa sesungguhnya jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka puasa, beliau membaca (doa), ‘Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthortu-ed’ (ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka).”

Doa yang didapatkan dari hadits yang di riwayatkan oleh Abu Daud ini, dinilai dhaif oleh Syaikh Al-Bani dalam Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daud.

Bagi kalian yang ingin belajar tentang ekonomi islam bisa baca beberapa artikel dibawah ini: 

1. Riba - Jenis-Jenis Riba, Pengertian, dan Dasar Hukumnya Serta Azab Riba Dalam Islam

2. Pengertian Wadi'ah dan Landasan Syariahnya | Ekonomi Syari'ah

3. Jarang Diketahui ini Dia 4 Azab Pelaku Riba Saat Di Dunia

Ternyata doa yang selama ini kita tahu merupakan hadist dhoif dan sudah menyebar di masyarakat bahkan sampai kedunia pendidikan. Walau demikian bukan tidak boleh untuk menggunakannya namun ada beberapa ketentuan agar haditd dhoif dapat digunakan seperti tidak berkaitan dengan halal dan haram. 

Namun jika ada doa yang didapatkan dari hadits yang shahih kenapa kita harus menggunakan yang dhoif, bukankah kita diajarkan untuk mengikuti Rasulullah dan salah satu caranya adalah dengan menjalankan sunnahnya yaitu didapatkan dari penjelasan hadits-hadist shahih sehingg tidak ada keraguan lagi didalam hadits itu. 

Mungkin selama ini kita tidak mengetahui adanya doa yang kita baca saat setiap berbuka puasa adalah dhaif. Nah sekarang kita tahu bahwasanya hadits tersebut dhaif, lalu doa apa yang harusnya kita baca saat berbuka puasa?

berikut adalah bacaan doa berbuka puasa dari riwayat hadits yang shahih

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ

“Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah-ed.”
Artinya "Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki". Hadits shahih, Riwayat Abu Daud (2/306, no. 2357)

periwayat hadits ini adalah sahabat Rasulullah yaitu Abdulla bin Umar r.a

kemudian doa lainnya adalah :

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فَإِنْ نَسِىَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فِى أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ

“Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia menyebut nama Allah Ta’ala. Jika ia lupa untuk menyebut nama Allah Ta’ala di awal, hendaklah ia mengucapkan: “Bismillaahi awwalahu wa aakhirohu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)”. HR. Abu Daud no. 3767 dan At Tirmidzi no. 1858.

nah sekarang udah tau kan kalau ada doa shahih yang lebih utama untuk kita baca pada saat buka puasa. Jadi gak ada alasan lagi nih buat bilang kalau gak tau hehe.

mudah-mudahan tulisan singkat ini bermanfaat




Raghib Sumahdi
petualang ilmu akhirat

Related Posts

Posting Komentar